SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN – Terminal Petikemas (TPK) Banjarmasin tetap menjalankan kegiatan operasional secara normal di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Meski demikian, perusahaan meningkatkan perhatian terhadap aspek kesehatan dan keselamatan kerja (K3) untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap para pekerja.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah membagikan sekitar 40 kotak masker kepada pegawai. Masker tersebut didistribusikan sesuai kebutuhan sebagai upaya melindungi pekerja dari paparan kabut asap selama beraktivitas.
Selain membagikan masker, TPK Banjarmasin juga melakukan pemantauan kualitas udara dan pengawasan kondisi operasional secara berkala.
Perkembangan situasi di lapangan turut dikoordinasikan dan dilaporkan kepada kantor pusat untuk mendukung pemantauan kondisi lingkungan serta memastikan kegiatan operasional terminal tetap berjalan dengan baik.
Terminal Head TPK Banjarmasin, Sirin Purnomo, mengatakan bahwa kelancaran operasional harus tetap diimbangi dengan perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja.
Menurut dia, sejumlah langkah mitigasi telah dilakukan untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap aktivitas di lingkungan terminal.
“Bagi kami, kelancaran operasional perlu berjalan beriringan dengan perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan pekerja. Karena itu, kami melakukan beberapa langkah mitigasi, termasuk pembagian masker dan pemantauan kondisi lingkungan,” ujar Sirin.
Ia berharap seluruh aktivitas di terminal dapat terus berjalan dengan baik, tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan para pekerja.
Sebagai salah satu simpul logistik di Kalimantan Selatan, TPK Banjarmasin memiliki peran dalam mendukung kelancaran arus barang dan distribusi logistik.
Karena itu, perusahaan berupaya menjaga keandalan pelayanan kepelabuhanan dengan tetap menerapkan prosedur keselamatan kerja dan memantau perkembangan kondisi lingkungan.
Melalui berbagai langkah mitigasi tersebut, TPK Banjarmasin berkomitmen menjaga keberlangsungan operasional terminal sekaligus melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.
