SUARAMILENIAL.ID, PALANGKA RAYA - Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah mencatat 300 kecelakaan lalu lintas sepanjang Juli-September 2026. Pada periode yang sama, sejumlah wilayah di Kalteng dilanda kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Direktur Lalu Lintas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi Prasetiya mengatakan, jumlah kecelakaan pada triwulan III 2026 turun lima kejadian dibandingkan triwulan II yang mencapai 305 kejadian.
“Pada triwulan III 2026, tercatat 300 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia 61 orang, luka berat 33 orang dan luka ringan sebanyak 354 orang,” ujarnya, Kamis (8/10/2026), dikutip dari detikKalimantan.
Meski jumlah kecelakaan menurun, jumlah korban luka berat justru meningkat dari 25 orang pada triwulan II menjadi 33 orang pada triwulan III.
Sementara itu, korban meninggal dunia turun dari 62 orang menjadi 61 orang. Adapun korban luka ringan berkurang dari 399 orang menjadi 354 orang.
Dari sisi kerugian materiil, kecelakaan selama Juli-September 2026 menimbulkan kerugian sekitar Rp 808,075 juta. Angka tersebut turun dibandingkan triwulan II yang mencapai Rp 1,265 miliar.
Yusep mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas.
Pengendara diminta menggunakan perlengkapan keselamatan, memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, menjaga kecepatan dan jarak aman, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi jalan dan pengguna jalan lainnya.
“Gunakan helm bagi pengendara sepeda motor, kenakan sabuk keselamatan bagi pengemudi mobil, jangan gunakan ponsel saat berkendara, dan jangan memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh tidak fit,” katanya.
