Singgung soal Budaya, Ganjar: Masak Takut Sama Pentas Butet?

 

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Foto-YouTube

SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, bicara pemerintah hanya cukup memfasilitasi berkaitan dengan budaya dan birokrasi.

Ganjar juga menyinggung yang takut dengan pentas Butet Kartaredjasa

"Kalau benturannya antara budaya dan birokrasi maka sikap birokrat, birokrat itu cukup fasilitasi saja, dan para pelaku seni, budayawan, dia lah yang mengerjakan, maka budaya akan tumbuh dan pemerintah akan bisa melihat bagaimana proses kreatif itu berjalan," kata Ganjar saat debat kelima Pilpres 2024, di JCC, Jakarta, Minggu (4/2).

Ganjar melihat pemerintah cukup melindungi para budayawan. 

Menurutnya, budayawan bisa bekerja dengan sendirinya tanpa adanya intervensi pemerintah.

"Apakah itu nyanyi, apakah itu filmmaker, apakah itu para pencipta, penulis buku, semuanya, sehingga terhadap mereka itu perlu dilindungi. Tapi berikan itu kepada mereka agar mereka bisa mengurus sendiri," ucap Ganjar.

Karena itu, Ganjar menilai pemerintah sebetulnya tidak perlu takut dengan para budayawan. 

Dia kemudian mencontohkan Butet Kertaredjasa yang dilaporkan ke Polda DIY imbas berekspresi mengkritik pemerintah.

"Kalaulah mereka kemudian berekspresi, maka pemerintah tidak perlu takut, masa takut sama pentasnya Butet? 'Kamu boleh loh pentas tapi nggak usah ngomongin politik', nggak, pemerintah mesti dikritik, pemerintah mesti waras, pemerintah mesti dalam track, dan biarkan mereka mengekspresiklan dengan seninya, dengan karakter, dengan budayanya, kita cukup fasilitasi mereka yang mengerjakan, birokrasi tinggal duduk untuk melihat hasilnya," ujar dia.

Lebih baru Lebih lama