SUARAMILENIAL.ID, BATULICIN — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banjarmasin menggelar operasi pencarian terhadap seorang penambang emas yang diduga terseret arus di Sungai Desa Mangkalapi, Kecamatan Teluk Kepayang, Kabupaten Tanah Bumbu.
Korban diketahui bernama Khairan Tomy (28), warga Desa Mangkauk, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar.
Kronologi Kejadian
Peristiwa terjadi pada PD TW 1122 2145 H ketika saksi mendengar teriakan korban dari tengah sungai.
Pada saat itu, korban diduga terseret arus kuat dan berusaha bertahan dengan berpegangan pada seutas tali yang lazim digunakan para penambang di lokasi tersebut.
Saksi sempat mencoba menolong, namun kuatnya arus membuat pegangan korban terlepas hingga akhirnya hanyut dan tidak terlihat lagi.
Kejadian kemudian dilaporkan warga bernama Nigra Saputra kepada Unit Siaga SAR Batulicin pada PD TW 1123 0740 H, dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin.
Lokasi Kejadian
Insiden terjadi pada koordinat:
3°22’06.4”S – 115°32’40.0”E
Data Korban
• Nama: Khairan Tomy
• Usia: 28 tahun
• Jenis Kelamin: Laki-laki
• Alamat: Desa Mangkauk, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar
• Status: Dalam pencarian
Upaya Pencarian
Tim SAR Gabungan tiba di lokasi pada PD TW 1123 1030 H dan mulai melakukan penyisiran 15 menit kemudian.
Pencarian difokuskan pada area seluas sekitar 500 meter ke arah hilir dari titik awal dugaan korban tenggelam.
Sektor pencarian ditetapkan pada titik koordinat:
• A: 3°22’6.79”S – 115°32’37.42”E
• B: 3°22’23.04”S – 115°32’48.36”E
• C: 3°22’21.55”S – 115°32’48.61”E
• D: 3°22’6.39”S – 115°32’39.01”E
• Entry: 3°22’6.84”S – 115°32’38.41”E
• Exit: 3°22’21.71”S – 115°32’48.10”E
Operasi melibatkan unsur Basarnas Banjarmasin, Unit Siaga SAR Batulicin, TNI–Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat setempat.
Pernyataan Kepala Basarnas Banjarmasin
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, S.E., M.A.P., mengatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel ke lokasi begitu menerima laporan.
“Kondisi arus sungai yang kuat menjadi tantangan utama, namun Tim SAR Gabungan tetap melakukan pencarian secara maksimal dan terukur. Kami mengimbau masyarakat di sekitar bantaran sungai agar segera menyampaikan informasi apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban,” ujarnya.
Ia memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan memperhatikan keselamatan personel dan dinamika kondisi di lapangan.
Editor : Muhammad Robby
