Komitmen Dukung JKN, Gubernur Kalsel Raih UHC Awards 2026 Kategori Madya

Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memperluas akses layanan kesehatan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pemprov Kalsel berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 kategori Madya atas capaian kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang hampir menyeluruh.

SUARAMILENIAL.ID
, JAKARTA
— Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memperluas akses layanan kesehatan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pemprov Kalsel berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 kategori Madya atas capaian kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang hampir menyeluruh.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin pada acara penganugerahan yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai serius menjamin layanan kesehatan bagi masyarakat.

UHC Awards merupakan program apresiasi dari BPJS Kesehatan bersama pemerintah pusat. Tahun ini, sebanyak 31 provinsi dan 397 kabupaten/kota menerima penghargaan sesuai kategori masing-masing.

Untuk kategori Madya, daerah harus memenuhi sejumlah indikator ketat, di antaranya cakupan kepesertaan minimal 98 persen, tingkat keaktifan peserta minimal 98 persen, serta kepatuhan pembayaran iuran segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah.

Sekdaprov Kalsel H. M. Syarifuddin menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan hak kesehatan masyarakat terpenuhi.

“Alhamdulillah, kita meraih kategori Madya. Ini membuktikan bahwa pemerintah hadir dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan ini lahir dari kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, hingga BPJS Kesehatan. Ke depan, pihaknya menargetkan peningkatan capaian agar bisa naik ke kategori yang lebih tinggi.

“Penghargaan ini bukan untuk berpuas diri, tapi menjadi motivasi agar kita terus bekerja lebih baik lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyebut UHC bukan sekadar angka kepesertaan, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjamin layanan kesehatan yang setara dan berkelanjutan.

Menurutnya, Indonesia kini menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan cakupan jaminan kesehatan tercepat di dunia. Transformasi layanan terus didorong melalui digitalisasi agar masyarakat semakin mudah mengakses fasilitas kesehatan.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Penganugerahan UHC Award 2026 juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya memastikan kehidupan yang sehat dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.

Dengan capaian ini, Kalimantan Selatan semakin menegaskan diri sebagai provinsi yang progresif dalam pemenuhan hak dasar kesehatan, sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang merata hingga pelosok Banua.

Lebih baru Lebih lama