Hasnuryadi Mohon Dukungan KKB atas Kepemimpinan Muhidin–Hasnur Bawa Kalsel Bekerja Bersama

Warga suku Dayak Bakumpai di Kalimantan Selatan yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) menggelar buka puasa bersama sekaligus syukuran Hari Jadi ke-73 KKB, Senin (23/2/2026), di Sekretariat KKB Pusat, Jalan Perdagangan–HKSN, Banjarmasin. Foto-Dok Biro Adpim Pemprov Kalsel

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN - Warga suku Dayak Bakumpai di Kalimantan Selatan yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) menggelar buka puasa bersama sekaligus syukuran Hari Jadi ke-73 KKB, Senin (23/2/2026), di Sekretariat KKB Pusat, Jalan Perdagangan–HKSN, Banjarmasin.

Kegiatan yang dihadiri para habaib, ulama, dan guru agama tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman beserta istri, Ketua BKOW Kalsel Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi.

Dalam sambutannya, Hasnuryadi Sulaiman yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas KKB Pusat menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial yang dilaksanakan KKB.

Atas nama Pemprov Kalsel, ia juga menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-73 KKB yang dinilainya mampu bertahan dan terus berkontribusi positif melalui berbagai kegiatan, seperti tadusan selama Ramadan serta aksi-aksi sosial kemasyarakatan.

“Ulun dan Pak Gubernur H. Muhidin terus meminta dukungan pian-pian barataan untuk bersama-sama membawa Banua Kalimantan Selatan tercinta ini bekerja bersama,” ujar Hasnuryadi.

Sementara itu, Ketua Umum KKB Pusat Yuni Nur Abdi Sulaiman menyampaikan bahwa warga Bakumpai saat ini tersebar di berbagai provinsi di Indonesia, bahkan hingga ke luar negeri seperti Malaysia dan Arab Saudi. Ia mengajak seluruh warga Bakumpai untuk terus menjaga silaturahmi dan kebersamaan.

Rangkaian buka puasa bersama diisi dengan tausiah oleh Habib Quraisy Baharun, pendiri Pondok Pesantren As Shidqu Cirebon. Dalam tausiahnya, Habib Quraisy mengajak warga Bakumpai untuk terus mempererat persaudaraan, karena setiap muslim kelak diberi kesempatan memberi syafaat kepada sesama yang seiman.

Ia juga mengingatkan bahwa Allah SWT menciptakan manusia dalam berbagai bangsa dan suku agar saling menjaga kerukunan dan kebersamaan.

Tausiah kedua disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Nurul Musthofa Mabu’un Tanjung, KH Ahmad Sanusi Ibrahim atau Guru Jaro. Ia menjelaskan bahwa kemuliaan di sisi Allah SWT tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya ibadah, melainkan oleh kasih sayang Allah SWT.

“Salah satu syarat mendapatkan rahmat Allah adalah banyak berbuat kebaikan kepada sesama dan mencintai Rasulullah SAW,” ujarnya.

Kegiatan buka puasa bersama dan peringatan Hari Jadi ke-73 KKB ditutup dengan salat Magrib berjamaah yang diimami Habib Muhammad Al Habsyi serta pemotongan nasi tumpeng.

Editor    : Hendry Rusadi

Lebih baru Lebih lama