![]() |
| Foto-Dok/CNN Indonesia |
SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA – Momen haru mewarnai kemenangan Liverpool atas Newcastle United. Bek tangguh The Reds, Ibrahima Konate, tak kuasa menahan air mata usai mencetak gol penutup dalam laga pekan ke-24 Liga Inggris di Anfield, Minggu (1/2) dini hari WIB.
Liverpool tampil dominan dan mengakhiri pertandingan dengan skor meyakinkan 4-1. Gol terakhir datang di masa injury time babak kedua lewat sundulan Konate yang sukses menaklukkan kiper Newcastle, Nick Pope.
Namun bukan sekadar gol biasa.
Selepas bola bersarang di gawang, Konate melakukan selebrasi knee-slide di sudut lapangan. Beberapa detik kemudian, emosinya pecah. Bek asal Prancis itu terlihat menangis. Rekan-rekannya langsung menghampiri, memberi pelukan dan dukungan.
Kapten tim, Virgil van Dijk, bahkan memeluk Konate cukup lama, mencoba menguatkan tandemnya di lini belakang tersebut.
Belakangan diketahui, Konate masih diselimuti duka mendalam setelah sang ayah, Hamady Konate, meninggal dunia. Gol itu seperti menjadi luapan perasaan yang selama ini dipendamnya.
“Saya sangat senang. Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan apa yang saya rasakan,” ujar Konate, dikutip dari Daily Mail.
“Dua minggu terakhir sangat sulit bagi saya dan keluarga. Sulit menerimanya, tapi ini bagian dari kehidupan,” lanjutnya.
Konate juga mengungkapkan bahwa manajer Liverpool sempat memberinya waktu untuk beristirahat lebih lama. Namun, situasi tim yang dilanda cedera membuatnya memilih segera kembali merumput.
“Manajer bilang saya bisa mengambil waktu, tidak perlu terburu-buru. Tapi dengan kondisi tim sekarang, penting bagi saya untuk kembali dan membantu,” katanya.
Gol tersebut bukan hanya mengunci kemenangan Liverpool, tapi juga jadi momen emosional yang menunjukkan sisi manusiawi seorang pemain sepak bola.
Di balik gemerlap stadion dan sorak penonton, ada cerita kehilangan, perjuangan, dan cinta keluarga yang membuat satu gol terasa jauh lebih berarti.
Sumber : CNN Indonesia
