Prilly Latuconsina Klarifikasi Soal “Open to Work”, Minta Maaf: Bukan Gimik Marketing

 

Foto-Dok/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID, JAKARTA — Aktris sekaligus pebisnis muda Prilly Latuconsina akhirnya buka suara soal polemik unggahan “Open to Work” di LinkedIn yang sempat bikin heboh media sosial. Lewat Instagram pribadinya, Prilly menyampaikan permintaan maaf kepada publik yang merasa kurang nyaman atau salah paham dengan langkah tersebut.

Sebelumnya, status “Open to Work” yang ia pasang menuai beragam reaksi. Sebagian netizen menilai langkah itu sekadar strategi marketing atau gimik promosi, apalagi setelah Prilly terlihat bekerja sama dengan beberapa brand yang memang sudah punya relasi bisnis dengannya.

Merespons kritik tersebut, Prilly menegaskan tidak ada niat apa pun untuk memanfaatkan situasi.

“Pertama-tama, aku minta maaf dengan tulus kalau apa yang terjadi menimbulkan rasa enggak nyaman atau kesalahpahaman. Ini sama sekali bukan hal yang ingin aku ciptakan,” tulis Prilly, Selasa (3/2).

Ia juga menekankan bahwa penggunaan fitur LinkedIn tersebut murni untuk membuka peluang baru di luar zona nyamannya.

Menurut Prilly, dirinya ingin memperluas jaringan profesional sekaligus mencoba pengalaman kerja di bidang berbeda, bukan sekadar industri hiburan yang selama ini ia geluti.

“Aku ingin menggunakannya sebagai cara untuk membuka peluang kolaborasi lintas industri dan memperluas jejaring profesional. Ini bukan untuk mengambil kesempatan siapa pun, tapi bagian dari proses belajar dan bertumbuh,” jelasnya.

Tak hanya itu, Prilly juga meluruskan kabar soal akun LinkedIn miliknya yang sempat hilang. Ia mengatakan akunnya terkena pembatasan (restriction) dari platform karena lonjakan aktivitas setelah status tersebut aktif. Saat itu, ia bahkan menerima lebih dari 30 ribu permintaan koneksi.

Ke depan, bintang film Danur itu memastikan tetap fokus pada kerja sama yang memberi dampak positif.

“Komitmen ini akan terus jadi prioritasku,” tambahnya.

Seperti diketahui, Prilly sebelumnya mengumumkan mengaktifkan badge “Open to Work” tak lama setelah pamit dari rumah produksi Sinemaku Pictures, yang ia dirikan bersama Yahni Dahmayanti dan Umay Shahab sejak 2019.

Lewat LinkedIn, ia bahkan sempat menuliskan ketertarikannya mencoba pengalaman baru di bidang retail sales, store promoter, hingga field sales.

“Bukan karena kekurangan aktivitas, tapi lagi ingin belajar hal baru,” tulisnya kala itu.

Langkah tersebut pun memicu diskusi luas di kalangan netizen. Meski menuai pro dan kontra, tak sedikit pula yang mendukung keberanian Prilly untuk keluar dari zona nyaman dan menjajal pengalaman berbeda.

Sumber : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama