Aksi Pengeroyokan di Pekapuran Raya Banjarmasin Terekam CCTV, Korban Meninggal Dunia

Aksi pengeroyokan terhadap seorang pria di Jalan Pekapuran Raya, Gang Seroja RT 17, Kelurahan Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur, terekam kamera pengawas (CCTV), Senin (16/3/2026) sekitar pukul 22.58 Wita. Foto-Amrullah/ Suara Milenial 

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN — Aksi pengeroyokan terhadap seorang pria di Jalan Pekapuran Raya, Gang Seroja RT 17, Kelurahan Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur, terekam kamera pengawas (CCTV), Senin (16/3/2026) sekitar pukul 22.58 Wita. 


Korban diketahui bernama Gafur dan dilaporkan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.


Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, korban terlihat berlari dari arah luar menuju Gang Seroja. 


Di belakangnya tampak seorang pria yang diduga membawa senjata tajam.


Setibanya di depan Masjid Nurusshalihin Banjarmasin, korban diduga langsung diserang oleh pelaku. 


Tidak lama kemudian, sekelompok pria lainnya datang dan ikut menyerang korban.


Dalam waktu kurang dari lima menit, belasan orang yang diduga membawa senjata tajam terlihat mendatangi lokasi dan menyerbu korban yang sudah terjatuh.


Setelah melihat korban tidak berdaya dan bersimbah darah, para pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian.


Beberapa menit kemudian, warga setempat memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan penanganan medis. 


Namun nahas, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.


Ketua RT 17 Seroja, Fani, mengatakan jumlah pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut diperkirakan mencapai belasan orang.


“Kurang lebih 11 orang tadi yang mengeroyok. Korban dikabarkan meninggal dunia,” ujar Fani.


Ia menambahkan, para pelaku diduga bukan warga setempat karena tidak dikenali oleh masyarakat di lingkungan tersebut.


“Tidak ada yang saya kenal. Sepertinya bukan warga sini,” katanya.


Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut.


Reporter : Amrullah 

Editor      : Muhammad Robby 

Lebih baru Lebih lama