Pria Terkapar Bersimbah Darah di Pekapuran Raya Banjarmasin, Diduga Korban Pengeroyokan

Seorang pria ditemukan terkapar dalam kondisi bersimbah darah di Jalan Pekapuran Raya, Gang Seroja RT 17, Kelurahan Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 22.58 Wita. Foto-Amrullah/ Suara Milenial 

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN — Seorang pria ditemukan terkapar dalam kondisi bersimbah darah di Jalan Pekapuran Raya, Gang Seroja RT 17, Kelurahan Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 22.58 Wita. 


Korban diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang.


Korban diketahui bernama Gafur. Saat ditemukan warga, ia masih dalam kondisi sadar meski mengalami sejumlah luka di tubuhnya.


Salah seorang warga setempat, Arif (21), mengatakan korban ditemukan tergeletak di dekat kawasan masjid di lingkungan tersebut.


“Korban saat itu masih dalam keadaan sadar, tapi sudah bersimbah darah,” ujar Arif kepada wartawan.


Arif mengaku awalnya tidak berada di rumah ketika kejadian terjadi. 


Ia kemudian mendapat telepon dari ibunya yang memberitahukan adanya keributan di depan masjid.


“Awalnya saya tidak ada di rumah. Mama saya menelepon, katanya ada yang berkelahi di depan masjid. Setelah saya datang, korban sudah terkapar,” katanya.


Menurut keterangan warga, korban diduga dikeroyok oleh belasan orang yang disebut menggunakan senjata tajam.


Melihat kondisi korban yang mengalami luka cukup serius, warga kemudian berupaya mengevakuasi korban untuk mendapatkan penanganan medis.


“Korban mengalami banyak luka di tubuhnya. Yang saya lihat di bagian paha sudah sobek,” kata Arif.


Tak lama berselang, relawan emergency tiba di lokasi dan membawa korban ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan perawatan.


Sementara itu, aparat kepolisian juga telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap peristiwa tersebut.


Reporter : Amrullah

Editor      : Muhammad Robby

Lebih baru Lebih lama