OTT KPK, Bupati Rejang Lebong dan Enam Orang Dibawa ke Jakarta

Foto-Dok/CNN Indonesia

SUARAMILENIAL.ID
, JAKARYA
— Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, bersama enam orang lainnya diterbangkan ke Jakarta pada Selasa (10/3) pagi setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (9/3) sore.

Penindakan tersebut diduga berkaitan dengan praktik pemberian fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Tim KPK melakukan penangkapan setelah sebelumnya melakukan rangkaian penyelidikan secara tertutup terkait dugaan praktik korupsi dalam proyek pemerintah daerah.

Berdasarkan pantauan di lapangan, total tujuh orang diamankan dalam operasi tersebut, termasuk Bupati Muhammad Fikri Thobari. Saat dibawa petugas, Fikri terlihat mengenakan kemeja putih dan celana jeans dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Kronologi OTT

Operasi tangkap tangan bermula ketika tim KPK memantau aktivitas Fikri di wilayah Kabupaten Bengkulu Selatan saat menghadiri kegiatan internal pada Senin pagi.

Setelah itu, tim KPK bergerak menuju kediaman pribadi Fikri yang berada di Jalan Hibrida, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

Dalam proses penindakan dan penggeledahan di rumah tersebut, penyidik juga mendapati Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rejang Lebong, Hary Eko Purnomo.

Sekitar pukul 18.00 WIB, sejumlah pihak yang diamankan kemudian dibawa ke Polresta Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan awal.

Selain mengamankan beberapa orang, penyidik KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa telepon seluler serta uang tunai yang diduga berasal dari kontraktor dan berkaitan dengan praktik pemberian fee proyek.

Pemeriksaan Dilanjutkan di Kepahiang

Setelah pemeriksaan awal, Fikri menjalani pemeriksaan lanjutan di Polres Kepahiang hingga tengah malam.

Kapolres Kepahiang Yuriko Fernanda membenarkan bahwa fasilitas Mapolres Kepahiang digunakan oleh tim KPK untuk pemeriksaan sementara.

Menurutnya, pihak kepolisian hanya menyediakan tempat bagi penyidik KPK yang melakukan pemeriksaan sejak sekitar pukul 23.00 WIB.

Selanjutnya, ketujuh orang yang terjaring OTT tersebut diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di kantor KPK. Hingga kini, lembaga antirasuah itu masih mendalami kasus tersebut untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

Sumber : CNN Indonesia

Lebih baru Lebih lama