Pemkot Banjarmasin dan BCSR Gelar Pasar Murah di Banjarmasin Tengah

 Pemerintah Kota Pemerintah Kota Banjarmasin bekerja sama dengan Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR) menggelar Pasar Murah di halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Tengah, Rabu (4/3/2026). Foto-Dok Pemkot Banjarmasin

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN — Pemerintah Kota Pemerintah Kota Banjarmasin bekerja sama dengan Banjarmasin Corporate Social Responsibility (BCSR) menggelar Pasar Murah di halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Tengah, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai langkah pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Pelaksana Tugas Staf Ahli Bidang Kerja Sama dan Investasi Setdako Banjarmasin Ari Yani, mewakili Wali Kota Banjarmasin, mengatakan Pasar Murah BCSR bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari intervensi pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Pasar murah ini merupakan upaya menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pada 2026 terdapat 44 perusahaan yang terlibat dalam program BCSR dengan total 18.266 paket sembako yang disiapkan. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Noorsyahdi menambahkan, kegiatan ini menjadi langkah antisipatif terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Menurut dia, tingkat inflasi Kota Banjarmasin pada Februari 2026 tercatat sebesar 6 persen.

Rincian Paket dan Harga

Dalam kegiatan Pasar Murah BCSR ini, masyarakat dapat membeli paket sembako bersubsidi yang terdiri atas gula pasir seharga Rp 58.000 dan minyak goreng premium Rp 17.500 untuk 2 kilogram, serta minyak goreng Rp 19.000 untuk 2 liter.

Selain paket bersubsidi, tersedia pula beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp 59.000 per 5 kilogram serta beras premium pulen Rp 76.000 per 5 kilogram yang dijual untuk masyarakat umum tanpa subsidi.

Pemerintah Kota Banjarmasin berharap kegiatan pasar murah ini dapat membantu menekan gejolak harga sekaligus menjaga kestabilan ekonomi daerah selama momentum Ramadan.

Editor    : Muhammad Robby

Lebih baru Lebih lama