Jelang Laga Barito Putra vs PSS Sleman, Polisi Perkuat Mitigasi Risiko Lewat FGD Suporter

Foto-Istimewa

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN — Menjelang pertandingan Liga 2 antara Barito Putra dan PSS Sleman, aparat kepolisian memperkuat langkah pencegahan potensi kerawanan dengan menggelar forum diskusi bersama para pemangku kepentingan.

Polresta Banjarmasin menginisiasi Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan panitia pelaksana serta perwakilan suporter kedua tim, Senin (6/4/2026). Pertandingan sendiri dijadwalkan berlangsung di Stadion 17 Mei pada 11 April 2026.

Upaya Preventif Redam Potensi Konflik

Pelaksana harian Kapolresta Banjarmasin melalui Kabag Ops Kompol Supriyanto menegaskan, forum ini merupakan bagian dari strategi preventif untuk meminimalkan potensi gesekan antarsuporter.

Menurut dia, pertandingan dengan basis pendukung yang besar seperti Barito Putra dan PSS Sleman memiliki dinamika tersendiri. Karena itu, diperlukan kesepahaman sejak awal mengenai aturan yang berlaku, baik dalam konteks regulasi sepak bola nasional maupun ketentuan hukum yang lebih luas.

“FGD ini kita laksanakan untuk mengantisipasi potensi kejadian yang dapat timbul dari kedua belah pihak suporter. Perlu ada kesepakatan bersama terkait penegakan aturan,” ujar Supriyanto.

Kesepakatan Pengamanan dan Pembatasan Suporter

Dari hasil diskusi, sejumlah kesepakatan dirumuskan. Salah satunya adalah kewajiban masing-masing kelompok suporter untuk menaati seluruh peraturan yang telah ditetapkan.

Selain itu, diputuskan bahwa suporter PSS Sleman tidak diperkenankan hadir langsung di stadion. Kebijakan ini diambil sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi risiko benturan di lapangan maupun di luar area pertandingan.

Di sisi lain, suporter Barito Putra diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Aparat berharap, kedewasaan suporter dapat menjadi faktor kunci dalam menjaga suasana tetap kondusif.

“Keamanan dan ketertiban adalah prioritas utama kami. Kami ingin pertandingan ini berjalan lancar dan aman bagi semua pihak,” kata Supriyanto.

Edukasi Kamtibmas dan Pengawasan Lapangan

Selain FGD, kepolisian juga melakukan langkah pendukung berupa penyampaian imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Imbauan tersebut disebarluaskan melalui pemasangan spanduk di sejumlah titik strategis, termasuk pintu masuk dan area tribun stadion.

Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat pengawasan, tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif penonton untuk menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Reporter : Amrullah

Editor      : Hendry Rusadi

Lebih baru Lebih lama