
Foto-Istimewa
SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN — Seorang pria berinisial TK nekat mencuri dua kotak susu di kawasan Kelurahan Kampung Melayu, Banjarmasin Tengah, Jumat (1/5/2026). Aksi tersebut diduga dilakukan demi memenuhi kebutuhan anaknya yang masih kecil.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Baru Polsek Banjarmasin Tengah, Aipda Bambang Suherman, mengatakan bahwa nilai susu yang dicuri mencapai Rp200.000. Ia menduga tindakan tersebut dilatarbelakangi kondisi ekonomi pelaku yang memprihatinkan.
“Yang bersangkutan mengambil dua kotak susu, diduga untuk kebutuhan anaknya,” ujar Bambang.
Kasus pencurian ini tidak berlanjut ke proses hukum setelah diselesaikan melalui pendekatan problem solving di Mapolsek Banjarmasin Tengah. Dalam proses tersebut, Aipda Bambang mengambil inisiatif mengganti kerugian pihak toko.
“Saya berinisiatif mengganti biaya dua kotak susu yang dicuri sebesar Rp200.000 kepada pihak toko,” katanya.
Plh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul R.K. Siregar melalui Kasi Humas Ipda Adi Harry Sucahyo menyampaikan bahwa perkara tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Bhabinkamtibmas setempat telah mengganti kerugian, sehingga pihak toko sepakat berdamai,” ujar Adi.
Menurutnya, TK melakukan pencurian karena faktor ekonomi. Ia tidak memiliki pekerjaan tetap dan harus menanggung delapan orang anak serta seorang istri yang mengalami gangguan kejiwaan.
Dari delapan anak tersebut, dua di antaranya yang masih berusia 4 bulan dan 2 tahun telah diadopsi oleh tetangga. Sementara enam anak lainnya disebut tidak bersekolah.
“Ini murni karena kondisi ekonomi. Kami membantu atas dasar kemanusiaan,” kata Adi.
TK diketahui merupakan pendatang dari Pangkalan Bun, namun saat ini memiliki KTP dengan alamat Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala. Ia baru sekitar dua minggu tinggal di Kelurahan Sungai Baru, Banjarmasin.
Awalnya, pihak kepolisian bersama Dinas Sosial Kota Banjarmasin berupaya memulangkan TK ke daerah asalnya. Namun, upaya tersebut terkendala administrasi kependudukan.
Setelah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Barito Kuala, TK bersama keluarganya akhirnya diantar ke rumah singgah milik pemerintah daerah setempat dengan pendampingan petugas.
“Kami dampingi hingga permasalahan selesai. Terima kasih atas partisipasi semua pihak dalam penyelesaian ini,” tutup Adi.
Reporter : Amrullah
Editor : Hendry Rusadi