SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN, — Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) mempercepat pelaksanaan proyek infrastruktur prioritas di Kota Banjarmasin.
Instruksi tersebut disampaikan Yamin dalam agenda ekspose bersama di Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh, Kamis (7/5/2026).
Yamin menegaskan percepatan pembangunan diperlukan agar masyarakat segera merasakan manfaat program pemerintah, terutama proyek yang berkaitan langsung dengan mobilitas warga dan penanganan lingkungan.
“Saya minta semua program prioritas, terutama pengerjaan fisik seperti jalan lingkungan dan drainase, segera diselesaikan. Kita butuh percepatan agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Yamin.
Ia juga meminta adanya sinergi antara PUPR dan Disperkim dalam menyelesaikan proyek-proyek strategis, termasuk yang berkaitan dengan penanganan banjir dan pembebasan lahan.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra Iriandi Wijaya, mengatakan pihaknya saat ini fokus mempercepat pembebasan lahan untuk proyek National Urban Flood Resilience Project (NUFReP).
Menurut Chandra, PUPR tengah melakukan koordinasi intensif dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) guna menyelesaikan pembebasan lahan tahap kedua di kawasan Veteran.
Ia mengatakan percepatan itu penting agar pelaksanaan fisik proyek tidak terhambat persoalan administratif.
Sementara itu, Kepala Disperkim Kota Banjarmasin, Yusna Irawan, menyatakan pihaknya siap mempercepat proses appraisal lahan untuk mendukung kelancaran proyek NUFReP.
“Sisa pembebasan lahan NUFReP kini menjadi prioritas utama kami. Kami akan melakukan tindak lanjut teknis secara cepat sesuai arahan pimpinan agar proyek ini berjalan sesuai timeline,” kata Yusna.
Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan percepatan proyek infrastruktur tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas lingkungan sekaligus mengurangi risiko banjir di sejumlah kawasan kota.
