SUARAMILENIAL.ID, HULU SUNGAI SELATAN – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H. Kartoyo, menggelar kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (Sosrev) di Desa Gumbil, Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Senin (25/5/2026).
Kegiatan yang dihadiri masyarakat dan perangkat desa itu bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Kartoyo menegaskan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat ideologi Pancasila, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan wawasan kebangsaan di Desa Gumbil. Kita ingin kembali menguatkan pemahaman masyarakat tentang Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Alhamdulillah masyarakat Desa Gumbil masih memegang kuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” kata Kartoyo.
Menurut dia, penguatan nilai-nilai kebangsaan harus terus dilakukan agar semangat gotong royong, toleransi, kepedulian sosial, dan persatuan tetap terjaga di tengah masyarakat.
Kartoyo mengatakan, kegiatan tersebut juga memiliki keterkaitan dengan semangat perjuangan rakyat Kalimantan Selatan yang setiap tahun diperingati melalui Hari Perjuangan Divisi ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan pada 17 Mei.
Ia menilai nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu bangsa, seperti pengorbanan, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air, masih relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini.
“Perjuangan para pendahulu menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga persatuan dan semangat kebangsaan merupakan tanggung jawab bersama. Nilai perjuangan itu harus terus hidup dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.
Selain penyampaian materi wawasan kebangsaan, kegiatan juga diisi dengan dialog bersama masyarakat mengenai berbagai kondisi sosial dan potensi yang dimiliki Desa Gumbil.
Dalam diskusi tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi sekaligus membahas potensi desa yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani.
“Tadi kita juga berdiskusi bersama masyarakat terkait berbagai potensi yang dimiliki desa. Mayoritas masyarakat Desa Gumbil berprofesi sebagai petani dan memiliki semangat kebersamaan yang sangat baik. Ini menjadi modal sosial penting dalam membangun desa,” tutur Kartoyo.
Narasumber kegiatan, AIPDA Fadlia Noor, mengapresiasi pelaksanaan Sosrev tersebut. Menurut dia, penguatan wawasan kebangsaan menjadi langkah penting untuk menjaga nilai persatuan dan kebhinekaan di tengah perubahan sosial yang terus berlangsung.
“Kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat kembali pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan agar tetap terjaga di tengah perkembangan sosial yang terus berubah,” kata Fadlia.
Sementara itu, Kepala Desa Gumbil, Muhammad Rizali, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan pelaksanaan kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Melalui kegiatan Sosrev itu, Kartoyo berharap nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi memperkuat persatuan, kebersamaan, dan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
