SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin, mendorong pemanfaatan pangan lokal dalam penyusunan menu makanan pendamping air susu ibu (MPASI) yang bergizi seimbang dan sesuai usia anak sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi sekaligus menekan angka stunting.
Hal itu disampaikan Fathul Jannah saat membuka Lomba Kreasi Lahap Makan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan dengan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk serta didukung Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan sebagai penyedia lokasi.
Dalam sambutannya, Fathul Jannah mengatakan masa pemberian MPASI merupakan fase penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena itu, menu yang disajikan tidak hanya harus memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menarik agar anak memiliki nafsu makan yang baik.
“Masa pemberian MPASI merupakan tahapan penting sehingga menu yang bergizi seimbang juga perlu disertai tampilan dan cita rasa yang disukai anak agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi,” ujarnya.
Ia menilai tema lomba, “Kreasi Menu MPASI Tepat Gizi dan Sesuai Usia dengan Memanfaatkan Produk SUN dan Pangan Lokal”, sejalan dengan potensi sumber pangan yang dimiliki Kalimantan Selatan.
Menurutnya, berbagai hasil pertanian, perikanan, peternakan, maupun perkebunan di daerah dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku menu MPASI yang sehat, bergizi, dan mudah dijangkau masyarakat.
“Banua kita memiliki kekayaan pangan dari sungai, laut, kebun, dan peternakan yang dapat diolah menjadi menu sehat bagi anak,” katanya.
Fathul Jannah juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan lomba tersebut sebagai sarana meningkatkan kemampuan sekaligus memperluas edukasi mengenai pentingnya pemberian MPASI yang tepat kepada masyarakat.
Ia mengatakan para pemenang nantinya akan dikukuhkan sebagai Duta Kreasi Lahap Makan MPASI dan diharapkan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat di daerah masing-masing.
Lomba tingkat provinsi ini diikuti enam tim yang berhasil lolos ke tahap final, yakni TP PKK Kabupaten Barito Kuala, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, Kabupaten Tanah Bumbu, dan Kabupaten Kotabaru.
Usai kegiatan, Fathul Jannah menyampaikan bahwa lomba tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting.
Ia menjelaskan, melalui kerja sama dengan PT Indofood CBP Sukses Makmur melalui produk SUN, TP PKK berupaya mencetak kader yang mampu mempraktikkan sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai penyusunan menu MPASI yang bergizi dan sesuai usia anak.
Ke depan, kader PKK maupun Posyandu diharapkan dapat mengajarkan masyarakat memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai menu MPASI sehingga kebutuhan gizi anak dapat terpenuhi dengan bahan yang tersedia di sekitar lingkungan.
Pada akhir lomba, Kabupaten Barito Kuala berhasil meraih Juara I, disusul Kabupaten Tanah Bumbu sebagai Juara II dan Kabupaten Kotabaru sebagai Juara III. Sementara itu, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tapin, dan Kabupaten Banjar masing-masing meraih Juara Harapan I, II, dan III.
Kepala Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan, Sri Mawarni, mengatakan pihaknya siap mendukung berbagai program yang dijalankan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk dalam kapasitasnya sebagai Ketua TP Posyandu, Bunda PAUD, dan Bunda Literasi.
Menurutnya, sinergi lintas sektor diperlukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemberian makanan sehat bagi anak sejak usia dini.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan juga menyerahkan bantuan sosial dari Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan kepada kader TP PKK kabupaten dan kota yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Acara turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Selatan Hj Masrupah Syarifuddin, perwakilan TP PKK kabupaten/kota, tenaga ahli gubernur, serta sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
