SUARAMILENIAL.ID, BANJARBARU — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil menyelesaikan pemenuhan bukti dukung Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 sesuai jadwal yang ditetapkan.
Capaian tersebut menjadi langkah penting bagi Pemprov Kalsel dalam memperkuat tata kelola statistik sektoral sekaligus meningkatkan kualitas data sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
Kepala Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan Muhamad Muslim melalui Kepala Seksi Pengelolaan Data Statistik Muhammad Hidayatullah mengatakan, seluruh proses pengunggahan bukti dukung EPSS telah rampung pada 7 Juni 2026.
“Alhamdulillah, sampai dengan 7 Juni seluruh proses pemenuhan bukti dukung telah kami selesaikan. Dari total 38 indikator EPSS, lebih dari 90 persen telah kami penuhi beserta dokumen pendukungnya,” ujar Hidayatullah, Rabu (1/7/2026).
Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak lepas dari koordinasi dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam memenuhi indikator penyelenggaraan statistik sektoral.
Ia mengatakan, kelengkapan bukti dukung menjadi modal penting bagi Kalimantan Selatan dalam menghadapi tahapan penilaian EPSS Tahun 2026 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
“Tahun lalu nilai EPSS Kalimantan Selatan masih berada pada kategori cukup. Tahun ini kami menargetkan minimal dapat meningkat ke kategori baik,” katanya.
Hidayatullah menjelaskan, setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap, tahapan berikutnya adalah proses penilaian oleh tim BPS Pusat yang berlangsung hingga pertengahan Juli 2026.
Setelah proses penilaian, Pemprov Kalsel juga akan memasuki masa sanggah selama kurang lebih satu pekan. Pada tahap tersebut, pemerintah daerah dapat memberikan klarifikasi atau melengkapi dokumen apabila masih terdapat hal yang perlu disempurnakan.
“Melalui masa sanggah, kami memiliki kesempatan untuk memberikan klarifikasi dan melengkapi dokumen yang diperlukan agar hasil penilaian dapat lebih optimal,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemenuhan indikator EPSS tidak hanya menjadi bagian dari evaluasi, tetapi juga menunjukkan peningkatan tata kelola statistik sektoral di lingkungan Pemprov Kalsel.
Menurutnya, kualitas statistik yang baik akan mendukung tersedianya data yang akurat, terpercaya, dan dapat digunakan sebagai dasar dalam merancang program pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Harapannya seluruh perangkat daerah terus memperkuat sinergi dan konsistensi dalam penyelenggaraan statistik sektoral sehingga data yang dihasilkan semakin berkualitas,” pungkasnya.
