Pengurus PMI Banjarmasin Audit UDD, Temukan Persoalan Aset hingga Keuangan

 

Pengurus baru Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin melakukan audit internal terhadap Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banjarmasin, Senin (5/10/2026).

SUARAMILENIAL.ID, BANJARMASIN — Pengurus baru Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin melakukan audit internal terhadap Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Banjarmasin, Senin (5/10/2026).

Audit dilakukan untuk mengevaluasi kondisi internal UDD, mulai dari aset, kepegawaian hingga pengelolaan keuangan.

Kepala Bidang Kemitraan dan Kerja Sama PMI Kota Banjarmasin David Santosa mengatakan, audit tersebut dilakukan berdasarkan hasil rapat pengurus.

“Hari ini kami selaku pengurus baru melakukan audit internal kepada Unit Donor Darah. Ini sesuai hasil rapat pengurus,” ujar David kepada wartawan, Senin.

Menurut dia, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola organisasi PMI, mengingat UDD merupakan salah satu unit pelayanan utama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan darah masyarakat.

“Mengingat, UDD merupakan salah satu unit pelayanan utama di bawah naungan PMI,” katanya.

Periksa aset hingga keuangan

David menjelaskan, pengurus baru ingin mengetahui kondisi aset, kepegawaian, serta pengelolaan keuangan yang ada di lingkungan UDD PMI Banjarmasin.

“Kami selaku pengurus baru ingin mengetahui bagaimana kondisi aset, kepegawaian hingga keuangan di internal UDD,” ujarnya.

Dari pemeriksaan awal, pengurus menemukan sejumlah persoalan yang masih perlu ditelusuri lebih lanjut, khususnya terkait aset dan keuangan.

Salah satu persoalan yang ditemukan menyangkut kepemilikan sejumlah barang yang berada di lingkungan UDD.

David mencontohkan adanya pendingin ruangan atau air conditioner (AC) yang sempat hendak diambil oleh seseorang karena mengaku barang tersebut merupakan milik pribadi.

“Misalnya terkait aset, beberapa waktu lalu ada pihak yang mau mengambil pendingin ruangan atau AC. Ia mengakui bahwa AC adalah miliknya secara pribadi. Ini kan harus diselesaikan,” kata David.

Meski demikian, David belum membeberkan secara rinci temuan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan.

Ia mengatakan, seluruh hasil audit akan disampaikan kepada Ketua PMI Kota Banjarmasin untuk ditindaklanjuti.

“Intinya hasil dari audit ini akan disampaikan kepada Ketua PMI Kota Banjarmasin. Selanjutnya, ketua akan menyerahkan ke tingkat provinsi, dan biar provinsi yang mengambil tindakan,” ujarnya.

Hasil audit tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi bagi PMI dalam menentukan langkah selanjutnya terhadap berbagai persoalan yang ditemukan dalam pengelolaan UDD PMI Kota Banjarmasin.


Lebih baru Lebih lama